Apalah artinya sebuah nama? Banyak

Terutama bila sudah berbicara didalam ranah merk dagang (trade mark), yang melibatkan banyak sumber daya (uang), dan hukum.

Beberapa literatur layak simak sebelum anda terlanjur terobsesi dengan nama yang kurang savvy untuk bisnis jangka panjang anda:

Sebagian kasus trade mark ini berhubungan dengan penggunaan jenis nama, desain (logo), dan lainnya. Lebih jauh bisa dipelajari dari sini:

Mudah-mudahan bermanfaat. Have a good weekend!

The bottleneck is clarity

Any moderate sized corporation is a wasteland of indecisiveness: it’s all committees, review meetings and endless email chains. We all know too many people have veto powers.

If you simply clarified who was the equivalent of a film director for a product, or a division, who was empowered to break ties, everyone would be freed to do better work: they’d spend more time actually working and less time fighting over turf.

Scott Berkun, on The Year Without Pants

Ya, sob. Bottleneck dari semua ketidak efisienan dalam mencapai tujuan profitabilitas, produktifitas, pembelajaran, atau apapun, bukanlah desain, bukanlah SDM, bukanlah kreatifitas, bukan pula apapun seperti yang sering disangkakan.

Saya adalah saksi hidup (selain Scott Berkun – dan banyak praktisi lainnya 🙂 ) bagaimana banyak organisasi mengembangkan double standar dalam memproses berbagai keputusan. Bagaimana banyak pengetahuan menjadi bias dan overused sehingga sulit dioperasikan. Bagaimana berbagai aktifisme menjadi overlooked karena ketidak konsintenan dalam prilaku, kebiasaan dan budaya, sehingga bahkan sebuah penyikapan yang kecil (yang anak kecil sekalipun bisa menilai hal tersebut sebagai hal yang berguna), misalnya: apakah dispenser ini perlu saya bantu gantikan?”, atau “apakah saya bisa membuat tulisan itu menjadi lebih terbaca?”, menjadi begitu sulit untuk dilakukan.

It’s amazingly ridicolous & uncool, how things could happened (and easily growing unnoticed) when maximizers taking over. 

Orang-orang berkonsentrasi terlalu banyak pada angka ketimbang fitrah manusia.

Work smart, baby. That’s obviously the issues big funded business found it easier to speak than to act. Inilah pula tepatnya, peluang paling besar dari start up business dengan sumber daya terbatas: karena pada dasarnya akan ada lebih banyak waktu, dengan lebih sedikit keribetan.

Keterbatasan itu sama sekali bukan halangan, itu adalah peluang.

There’s a reason why you’re all had a small business. So, you could just do it clearly!

Cara ampuh meng-hack kreatifitas staff anda

ijin buat inisiatif

Pertama, tidak memberikan kesempatan sama sekali. Kedua, menimpakan kesalahan. Ketiga, memberikan kesempatan, anda tinggalkan, lalu anda timpakan kesalahan.

Ketiganya punya satu kesamaan: asumsi. Asumsi bahwa staff anda tidak akan mampu, asumsi bahwa semuanya akan membaik dengan sendirinya dan dalam waktu relatif cepat, asumsi bahwa realitas selalu sesuai dengan yang anda pikirkan dan apa yang disebut “kebenaran” selalu berasal dari anda. Ketiganyapun juga punya satu kesamaan: inisiatif dan kreatifitas menghilang bahkan ketika dielu-elukan.

Ingat momen-momen ketika anda begitu frustasi kenapa staff anda tidak ada yang cukup reliable, dan kreatif? Well, mungkin mereka sudah kreatif sejak dulu tapi anda tidak dapat melihatnya karena terlalu sibuk dengan pikiran sendiri, dan tanpa sadar menghack mereka. Berulang kali.

ps: emang siih ada juga staff yang ‘rese’ & pemalesan. Tapi jumlahnya biasanya lebih sedikit. Kalaupun emang banyak, kenapa juga orang kayak gitu bisa direkrut?

Buat para intrepreneur diluar sana

Buat para intrepreneur, yang tepat di saat ini tengah bergulat dengan berbagai persoalan dan cara agar bisa tetap relevan –
berfokus pada apa yang terbaik yang bisa dilakukan dalam membantu orang, walaupun fokusnya mungkin untuk banyak orang
begitu sederhana, kecil, dan sedikit.

Buat para intrepreneur at the heart, yang sampai saat ini belum juga mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan pergulatan
kreatifitas dan “keimanan” di atas.

This one is for you:

“If I failed more than you do, I win. Because built into that lesson is this notion that you get to keep playing. If you get
to keep playing that mean you get to keep failing, and sooner or later you’re gonna made it succeeded”.

Keep trying.

Jangan menyerah.

Anda tidak sendirian.