Notes on Desain Buku, Kover Supernova dan Modern School of Design Yogyakarta

Saya tidak terlalu sering membicarakan desain saya secara khusus ke publik luas. Entahlah, meskipun saya bisa memahami berbagai pembenarannya Read more

Advertisements

Percakapan seorang ateis dan penganut agama

Dikisahkan, seorang ateis didatangi temannya, seorang yang – katanya – masih menganut agama. Temannya ini curhat tentang permasalahannya. Karirnya yang ‘mentok-lah, lilitan hutang¬†yang tidak sedikit-lah, ancaman perceraian-lah, daan lain sebagainya. Singkat kata, temannya ini merasa putus asa dengan hidupnya.

Setelah lama menyimak, sang ateis angkat bicara:

Ateis ¬† ¬† ¬† ¬† ¬† ¬† ¬† ¬† ¬† ¬† ¬† ¬† : Gwa heran. Nggak habis pikir sama lu dan ‘kaum’ lu itu?

Penganut agama  : Kenapa emang?

Ateis ¬† ¬†¬† ¬† ¬† ¬† ¬† ¬† ¬† ¬† ¬† ¬† ¬†: Iya. Lu kan katanya punya agama, lu punya Tuhan. Lu punya panduan¬†mengenai semua hal, lu punya Sesuatu yang, minimalnya, bisa dipake¬†nge’bemper‘-in mental lu.

Pengangut agama : Trus?

Ateis                         : Lah, gwa kan kagak. Gua nggak punya agama. Gwa nggak ada Tuhan. Kalo gw mati nggak akan ada malaikat yang nyambut gua. Kasarnya, seterhormat apapun gwa, menurut agama loe itu, tempat gw cuman satu: neraka.

Penganut agama : Maksud lo?

Ateis                        : Kalau ada yang putus asa juga mustinya gua kali, bukan elu.

Penganut agama : … (diam.¬†termenung agak lama, berusaha nyambung-nyambungin).

-Sekian-

Ibu, Entrepreneurship & late night discussion

vintage_barn_owl_illustration_coaster-re9ac8a643a274f9bbe65b02551f2c656_x7jy0_8byvr_324Sore beres acara, di Jakarta hujan. Sudah sejak siang sebetulnya, tapi nggak berhenti-berhenti. Mobil travel baru datang pukul setengah delapan padahal mustinya pukul tujuh kurang, berikut selama satu setengah jam kemudian baru bisa masuk tol, dan pukul setengah dua belas malam saya tiba di Bandung.

Saya bukan orang yang trampil dalam multi tasking. Jadi selama meeting yang hampir seharian tadi itu (duh!), sms yang seharusnya saya kirim mengenai kunci rumah supaya nggak dititip ke tetangga (karena saya mungkin pulang malam & anak istri pergi liburan), baru terkirim pukul 3 sore Рwhich is pretty useless. Kunci sudah terlanjur dititip ke tetangga.

So, pukul setengah dua belas malam itu, di jalan Sukarno Hatta yang panjang dan lengang, I was stranded. Berdiri lama nggak bisa pulang.Angkot nggak ada yang nongol. Nggak ada ojek. Mana becek :), akhirnya saya memutuskan untuk menyetop taksi menuju rumah orang tua.

Ibu tercinta kelihatannya baru saja bangun dan seperti biasa, menyambut kedatangan anaknya dengan satu kegiatan: diskusi. Read more

Bukan hanya How to Make (2)

Ada satu masa yang bila anda menertawakan penggambaran bumi seperti ini, membayangkan, dan berulang kali menyatakan bahwa bumi itu bulat, anda akan dicemooh, dijauhi atau bahkan dibakar hidup-hidup. More here
Ada satu masa dimana bila seseorang membayangkan, memandang, dan/ atau menyatakan bahwa bumi itu bulat, dia akan merasa/ dianggap gila, dicemooh, dijauhi atau bahkan dikubur hidup-hidup. More about this here

 

P

asien itu sudah dalam keadaan tidak sadar ketika memasuki rumah sakit. Seorang lansia. Berusia 86 tahun, dengan kesadaran yang  semakin memburuk setelah 3 hari sebelumnya jatuh di rumah.

Setelah berulang kali pasien tidak merespon pertanyaan, dan hasil scan otak menunjukkan bahwa pasien mengalami subdural hematoma (penggumpalan/ penimbunan darah didalam subdura Рrongga diantara otak dan tulang kepala) perawat langsung menghubungi dokter untuk segera melakukan pembedahan.

Dokter bedah itu sendiri, yang saat itu tengah melakukan operasi, berhenti sejenak melihat hasil scan dan menginstruksikan perawat untuk menghubungi keluarga guna menanda tangani formulir persetujuan pembedahan, sebelum kemudian kembali melanjutkan operasinya.

Setengah jam kemudian, setelah sang dokter selesai mengoperasi, dan pasien lansia tersebut masuk menggantikan pasien sebelumnya, perawat yang menyatakan bahwa kolom isian mengenai bagian mana yang hendak dioperasi belumlah diisi. Formulir tersebut adalah instrumen krusial dalam setiap proses pembedahan. Ini adalah data, panduan dan juga sumber berbagai pengukuran. Kolom kosong atau tidak spesifik, tentu saja bisa mengindikasikan banyak hal, dan mungkin mengakibatkan situasi yang tidak terbayangkan.

‚ÄúI saw the scans before‚ÄĚ. ‚ÄúSaya sudah melihat hasil scan sebelumnya,‚ÄĚ kata sang dokter bedah.‚ÄĚ Itu ada di bagian kanan kepalanya. Jika kita tidak mengoperasinya segera, dia akan meninggal.‚ÄĚ Tambahnya tergesa.

‚ÄúMungkin kita harus melihat film (hasil scannya)nya lagi‚ÄĚ tukas sang perawat ragu.

Namun sang dokter, mengetahui bahwa untuk mengakses data tersebut lewat komputer rumah sakit membutuhkan waktu beberapa menit, tidak melihat itu sebagai sesuatu yang relevan.

‚ÄúIf that‚Äôs what you want, then call the fucking ER and find the family!‚ÄĚ. Seru sang dokter,‚ÄĚSementara itu, sekarang saya akan menyelamatkan hidupnya‚ÄĚ.

Sang dokter mengambil formulir isian, menuliskan ‚Äúkanan‚ÄĚ di kolom isian yang sebelumnya kosong. Sang perawat bergeser dan secara bertahap pembedahan dimulai.

Rambut di bagian kepala kanan sang pasien dicukur, antiseptik dioleskan, kulit kepala dikelupas, dan tulang tengkorak dibor, tiga kali sebelum akhirnya melalui potongan berbentuk¬†segitiga sang dokter menemukan Dura, sejenis membran transparan, yang bersama lapisan lainnya, adalah semacam ‚Äúsarung‚ÄĚ dari otak.

Utuh.

‚ÄúYa Tuhan,‚ÄĚ desis seseorang didalam ruang operasi tersebut.

Tidak ada hematoma disitu. Mereka telah mengoperasi bagian yang salah. Read more

Apalah artinya sebuah nama? Banyak

Terutama bila sudah berbicara didalam ranah merk dagang (trade mark), yang melibatkan banyak sumber daya (uang), dan hukum.

Beberapa literatur layak simak sebelum anda terlanjur terobsesi dengan nama yang kurang savvy untuk bisnis jangka panjang anda:

Sebagian kasus trade mark ini berhubungan dengan penggunaan jenis nama, desain (logo), dan lainnya. Lebih jauh bisa dipelajari dari sini:

Mudah-mudahan bermanfaat. Have a good weekend!

Dibalik layar desain – kover Dee Supernova 2012

petir

D

ua versi desain kover Gelombang Рjudul terbaru di seri ini Рbakal dirilis di bulan-bulan depan. So, sebelum desain-desain sebelumnya tertelan, teracak memori dan memicu kebingungan saya pikir mungkin ada bagusnya mencatatkannya bersama sedikit cerita desain dibalik layar. Kali ini kita akan mulai dengan edisi desain (ulang) di tahun 2012 kemaren.

Di tahun 2012 ini Partikel, judul keempat dari seri novel Supernova –¬†dan pada dasarnya semua judul¬†seri Supernova dan semua buku Dee – dirilis bersama penerbit Bentang/ Bentang Pustaka. Ini memungkinkan bukan hanya desain kover Partikel, tapi juga desain ulang semua kover Supernova. Bukan hanya karena memang secara simbolik proses akuisisi penerbitan ini perlu ditandai, namun juga karena memang pada dasarnya ada banyak elemen (fisik) produk yang berubah: ukuran, ketebalan, jenis kertas dan lain sebagainya, sehingga perancangannya mau tidak mau harus didefinisi ulang.

Ini penyesuaian yang cukup memakan tenaga (karena satu set (empat) judul sekaligus, seperti bekerja dari awal) yang, at the end, para pembaca¬†mungkin sudah mengenalinya melalui ‘barisan’ desain kover ini: Read more

Kreatifitas itu spiritual (I)

lion-tamer51

B

uku bisa bikin anda merasa lebih tahu, informasi bisa bikin anda pikir lebih mengerti. Semua logika, rasionalisasi dan objektifikasi bisa bikin anda merasa dan berpikir bahwa anda menguasai Рin control Рmedan yang anda tempuh. Namun alas, kreatifitas bukanlah mengenai semua itu. Kreatifitas tidaklah ditentukan oleh seberapa banyak anda mengetahui (atau merasakan) sesuatu. Kreatifitas bukanlah hanya mengenai berpikir kritis. Kreatifitas bahkan bukanlah (hanya) mengenai pikiran dan kesadaran.

Pondasi dari menjadi kreatif dan inovatif sesungguhnya¬†jauh lebih sederhana dari semua itu. Sedemikian subtil sehingga orang-orang berkeringat dingin, dan melupakan bahwa Tuhannya sudah menyiapkan banyak jalan – lebih banyak daripada yang berani dibayangkan – agar “dapur seseorang tetap ‘ngebul'”.

Kretifitas dan inovasi itu spiritual. Yang menentukan bukanlah data, informasi dan pengetahuan. Tapi kepercaya dirian, keyakinan dan keimanan.

Sindrom k√©lor, proximity dan liburan

K√©lor syndrome, atau gejala menafsirkan (dan menggantikan) sesuatu kedalam perspektif yang sempit dan absolut seperti yang saya tulis disini, saya pikir ada hubungannya dengan Proximity, atau jarak. Semakin rutin, semakin dekat, semakin terlibat – semakin “tenggelam” kita dengan sesuatu, semakin besar kemungkinan kita menganggap¬†sesuatu¬†tersebut sebagai kebenaran yang¬†absolut.

Witing tresno jalaran soko kulino“. Cinta tumbuh karena sering ketemu/ biasa bersama.¬†Bahasa jawa punya istilah yang bagus tentang fenomena perseptif ini.

Tentu saja, Read more