Ibu, Entrepreneurship & late night discussion

vintage_barn_owl_illustration_coaster-re9ac8a643a274f9bbe65b02551f2c656_x7jy0_8byvr_324Sore beres acara, di Jakarta hujan. Sudah sejak siang sebetulnya, tapi nggak berhenti-berhenti. Mobil travel baru datang pukul setengah delapan padahal mustinya pukul tujuh kurang, berikut selama satu setengah jam kemudian baru bisa masuk tol, dan pukul setengah dua belas malam saya tiba di Bandung.

Saya bukan orang yang trampil dalam multi tasking. Jadi selama meeting yang hampir seharian tadi itu (duh!), sms yang seharusnya saya kirim mengenai kunci rumah supaya nggak dititip ke tetangga (karena saya mungkin pulang malam & anak istri pergi liburan), baru terkirim pukul 3 sore – which is pretty useless. Kunci sudah terlanjur dititip ke tetangga.

So, pukul setengah dua belas malam itu, di jalan Sukarno Hatta yang panjang dan lengang, I was stranded. Berdiri lama nggak bisa pulang.Angkot nggak ada yang nongol. Nggak ada ojek. Mana becek :), akhirnya saya memutuskan untuk menyetop taksi menuju rumah orang tua.

Ibu tercinta kelihatannya baru saja bangun dan seperti biasa, menyambut kedatangan anaknya dengan satu kegiatan: diskusi. Read more

Advertisements