petir

D

ua versi desain kover Gelombang – judul terbaru di seri ini – bakal dirilis di bulan-bulan depan. So, sebelum desain-desain sebelumnya tertelan, teracak memori dan memicu kebingungan saya pikir mungkin ada bagusnya mencatatkannya bersama sedikit cerita desain dibalik layar. Kali ini kita akan mulai dengan edisi desain (ulang) di tahun 2012 kemaren.

Di tahun 2012 ini Partikel, judul keempat dari seri novel Supernova – dan pada dasarnya semua judul seri Supernova dan semua buku Dee – dirilis bersama penerbit Bentang/ Bentang Pustaka. Ini memungkinkan bukan hanya desain kover Partikel, tapi juga desain ulang semua kover Supernova. Bukan hanya karena memang secara simbolik proses akuisisi penerbitan ini perlu ditandai, namun juga karena memang pada dasarnya ada banyak elemen (fisik) produk yang berubah: ukuran, ketebalan, jenis kertas dan lain sebagainya, sehingga perancangannya mau tidak mau harus didefinisi ulang.

Ini penyesuaian yang cukup memakan tenaga (karena satu set (empat) judul sekaligus, seperti bekerja dari awal) yang, at the end, para pembaca mungkin sudah mengenalinya melalui ‘barisan’ desain kover ini:

SUPERNOVA-repackage_02
kover depan edisi ini
SUPERNOVA-repackage_spine
Kover bagian samping. Semua elemen diaransir agar memudahkan identifikasi, bahkan sewaktu buku – untuk sebagian besar hidupnya – dipajang menyamping

Di paket ini, ilustrasi (yang tadinya mendominasi) diturunkan, dan digantikan dengan simbol berukuran besar. Masing-masing judul ditandai oleh simbol dan warna yang spesifik, dengan teks judul (dan penulis) hasil modifikasi dari font Bank Gothic, rancangan tipografer legendaris  Morris Fuller Benton, yang sudah sejak lama dipakai oleh Supernova.

sopernova_logo_compare
Atas: logo Supernova. Bawah: Supernova ditulis dengan huruf Bank Gothic

Ini adalah desain paling sederhana yang pernah dimiliki Supernova. Menggunakan paling sedikit elemen. Hanya terdiri dari simbol, warna, tulisan judul & black all over.

Desain ini boleh dibilang, the best compromise. Mengingat sebelumnya kami sempat membayangkan untuk memasang lebih sedikit lagi elemen: hanya simbol dan judul saja di kover depan. Ide yang dirasa terlalu radikal. Too risky.

supernova-imageonly
Konsep lain dimana nama Dee dihilangkan sama sekali dari kover depan.

Kami pikir, dengan posisi brand dan juga semangat inovasi, seri Supernova sudah dapat dilaunch dengan desain lebih berani seperti ini. Tapi seperti juga konsep sebelumnya dengan visualisasi fractal ini:

Ada banyak rusa di tumpukan objek ini. Bisa kelihatan?
Ada banyak rusa di tumpukan objek ini. Bisa kelihatan?

– dimana masing-masing judul ditandai oleh satu simbol, yang masing-masing tersusun dari ratusan siluet objek berukuran kecil, yang hanya akan terlihat (menjelas) begitu pelihat mendekat – kedua konsep tersebut tidak berhasil dikompromikan/ menggaet kompromi semua pihak yang terlibat.

Ada banyak alasan dan pertimbangan mengenai itu. Tentu saja. Apapun itu, proyek ini memang bukanlah mengenai the most creative or innovative. Karena pada realitasnya, untuk menjadi seperti itu sangatlah sulit. Desain final untuk sesi ini, sama seperti ribuan produk yang terancang melalui berbagai dinamika kompleks dari proses perancangan, adalah the best compromise – at – a time. Yang dengan segitu itu pun, mudah-mudahan bisa membantu memudahkan identifikasi, meminimalisir effort, menambah kemungkinan para pembaca untuk lebih berfokus pada bagian paling utama dari produk: kisahnya itu sendiri.

Beberapa studi lainnya
Beberapa studi lainnya

Simak cerita dibalik simbol-simbol di serial ini, kontak Dee atau beli Supernova via website Bentang Pustaka ini.

Advertisements