metakognisi

Tahukah anda? ketika kita melakukan sesuatu, kita seringkali mengaktifkan setidaknya dua level pikiran. Satu level untuk memikirkan tugas atau permasalahan yang ada di hadapan kita, satu lagi untuk memikirkan mengenai pemikiran tersebut. Jadi, ketika seorang anak bermain petak umpet misalnya, dia mengaktifkan satu level pikiran untuk mencari lokasi persembunyian lawannya (yang pada dasarnya mengaktifkan berbagai elemen berpikir seperti suara, visual, memori, dan lain sebagainya), dan bisa juga level yang lain untuk memikirkan proses pencarian yang dilakukannya tersebut.

Metakognisi, atau “pikiran mengenai pikiran” ini adalah kecakapan yang bersifat umum yang berarti pada dasarnya dimiliki oleh setiap manusia normal, namun juga bersifat khusus dalam artian setiap orang mungkin mendapatkannya dalam porsi yang berbeda, tergantung dengan kualitas hubungan diantara keduanya. Jadi memang, tidak lantas karena seorang anak yang bermain petak umpet maka anak tersebut melakukan meta kognisi, dan juga tidak lantas semua anak melakukan meta kognisi melalui elemen dan kedalaman yang sama.

Namun, lepas dari seperti apa detail dari masing-masing dinamika, meta kognisi adalah satu lagi bukti mengenai bagaimana hal yang sepintas kecil dan sepele itu, sesungguhnya sudah begitu rumit, dan tidak pernah tidak berharga.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s