Menghafal berbeda dengan memikirkan.  Ketika kita menghafalkan sesuatu, wajah seseorang misalnya, meskipun kita mungkin – dalam level tertentu – memikirkannya, sebagian besar kita lakukan tanpa sadar. Kita bisa tetap tidak mengerti mengapa dan bagaimana seseorang bisa memiliki wajah seperti itu.

On the other side, Ketika kita memikirkan sesuatu, kita melakukannya secara sadar. Ketika kita memikirkan wajah seseorang, kita mengakses berbagai data yang kita miliki mengenai hal tersebut, mengerahkan berbagai instrumen berpikir kita, sebagian besar secara sadar.

Menghafal (memoryze) dan berpikir (thinking), meskipun keduanya saling berhubungan dan bertukar peran, pada dasarnya adalah dua hal yang jauh berbeda.

Audiens – orang yang menggunakan: mengasosiasikan, mengidentifikasikan produk, layanan, merk melalui logo – menghafal sementara pencipta (desainer, klien, anggota team desain) memikirkannya. Tentu saja para pencipta melibatkan berbagai hapalan yang terkait, dan tentu saja ada audiens memikirkan dalam level tertentu, tapi itu bukan point utamanya.

Point utamanya adalah, bila anda termasuk kepada rombongan “pencipta”, menciptakan logo untuk digunakan bukan oleh anda – tapi oleh audiens (yang tentunya) di luar anda – anda menciptakan logo untuk dihafalkan atau dipikirkan?

Dan kalau anda pikir merancang logo adalah yang kedua, benarkah audiens bakal bisa memikirkannya? apakah anda – ketika dalam posisi audiens – selalu akan memiliki waktu, tenaga, dan motivasi untuk memikirkan logo-logo dari produk, layanan dan merk yang anda gunakan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s